Jumat, 26 November 2010

Proses Produksi Minyak Goreng


Minyak Kelapa Sawit (Palm Oil)
Tahapan Proses Pembuatan Minyak kelapa sawit sebagai berikut
Preprocessing:
1.      Sterilisation (perebusan buah)
2.      Stripping (pelepasan buah)
3.      Digestion (pelumatan)
4.      Oil Extraction
      Pressing (pengeluaran minyak)
      Crude oil
      Nuts/Fibre
5.      Static Settling
6.      Centrifugal Purification
7.      Drying
8.      Refinering

A.   Sterilisasi
Tujuan dari sterilisasi adalah :
      Untuk membunuh enzim penstimulir pembentukan asam lemak bebas.
      Agar daging buah menjadi lunak.
      Untuk memudahkan terlepasnya inti dari cangkangnya.
      Untuk menambah kelembaban dalam daging buah sehingga minyak lebih mudah dikeluarkan (dipisahkan).
      Untuk mengkoagulasikan protein sehingga proses  pemurnian minyak lebih mudah
B.   Stripping dan Digestion
      Tandan buah yang telah direbus dimasukkan ke dalam mesin pelepas buah (thresher), kemudian buah yang lepas (rontok) dibawa ke dalam mesin pelumat (digester).
      Sambil dilumat, buah dipanasi (diuapi) lagi supaya daging buah hancur dan lepas dari bijinya, keadaan demikian memudahkan proses pengeluaran (ekstraksi) minyak.
      Tandan kosong (telah lepas buah-buahnya) kemudian diangkut ke tempat pembakaran (incinerator) dan digunakan sebagai bahan bakar untuk menghasilkan uap yang digunakan dalam proses sterilisasi.
      Sisa pembakaran berupa abu yang mengandung  ± 30% K2O, yang digunakan untuk pemupukan Kalium di kebun. Sebagian tandan kosong digunakan sebagai bahan mulsa.
C.   Proses Ekstraksi Minyak
Expeller pressed 
v  Ekstraksi mekanis dengan menggunakan screw press, dengan suhu sekitar 49-93oC yang diproduksi oleh tekanan hidrolis.
Cold pressed :
v  Metode ini juga termasuk expeller pressed, namun tidak semua expeller pressed dalam kondisi suhu yang rendah
v  Memproses bahan dasar dalam jumlah besar.
v  Suhu yang rendah memungkinkan minyak dapat mempertahankan keadaan alaminya.
v  Ekstraksi mekanis dengan suhu dibawah 120°F
Solvent extracted
v  Pemurnian minyak dapat juga dilakukan secara kimiawi dengan menggunakan solvent (pelarut organik), medium ekstraktor atau zat-zat kimia lainnya.
v  Pengekstraksian minyak kimiawi merupakan cara yang paling ekonomis karena membutuhkan sedikit biaya dengan hasil yang banyak.
v  Kelemahannya bahan-bahan kimia yang digunakan dikhawatirkan dapat mengganggu kesehatan dan mencemari lingkungan
D.   Refining
1.Dry degumming
2.Bleaching
Suatu proses pemurnian untuk menghilangkan zat-zat warna yang tidak disukai dalam minyak.  Pemucatan dilakukan dengan mencampur minyak dengan sejumlah kecil adsorben, seperti bleaching earth (tanah pemucat), dan karbon aktif.
3.Deodorization
Dengan cara mengalirkan superheated steam pada minyak di bawah tekanan vakum dengan range tekanan 180-800 Pa dan range temperatur 210-275oC. Tujuanya adalah untuk menghilangkan rasa yang tidak enak dalam minyak

Minyak Kelapa (Coconuts Oil)
 












1 komentar:

Ummu Masyhudi mengatakan...

penjelasannya kurang yah? static settling dan centrifugal purification itu apa dan bagaimana?

Poskan Komentar

 
;